Lompat ke isi utama

Berita

Pentingnya Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Secara Berkelanjutan dan Berkualitas

Toboali – Pasca pelaksanaan Pemilu/Pemilihan 2024, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan menggelar rapat kerja teknis (Rakernis) terkait pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Media Center Bawaslu Basel pada Senin (30/06) ini membahas regulasi dan langkah strategis untuk memastikan daftar pemilih tersusun secara mutakhir, akurat, dan komprehensif.

Rakernis ini diikuti oleh Ketua, Anggota, dan Staf Sekretariat Bawaslu Basel. Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Bangka Selatan, Amri R, menegaskan bahwa meski saat ini berada di masa non-tahapan, proses pemutakhiran data pemilih tetap berjalan sesuai aturan.

“Bawaslu Bangka Selatan tetap berkewajiban mengawasi proses pemutakhiran data pemilih. Untuk itu, koordinasi dengan KPU, Dukcapil, Lapas, TNI/Polri, dan instansi terkait lainnya menjadi kunci penting agar data yang tersusun benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), Sabihis, menambahkan bahwa langkah pencegahan yang dilakukan Bawaslu Basel antara lain inventarisasi data pemilih Pemilu/Pemilihan terakhir, pemetaan potensi kerawanan, pembentukan posko aduan masyarakat baik secara online maupun offline, serta publikasi hasil pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

“Strategi pengawasan yang kami terapkan termasuk uji petik data pemilih, verifikasi faktual, hingga penyusunan laporan hasil pengawasan. Hal ini bertujuan memastikan tidak ada pemilih yang terabaikan maupun data ganda,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HP2H),Sabihis, menekankan bahwa Bawaslu Basel telah menyusun timeline kerja pengawasan sepanjang tahun 2025, khususnya dalam masa non-tahapan.

“Selain pengawasan teknis, kami juga fokus pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, agar partisipasi publik dalam pengawasan data pemilih semakin kuat. Dengan keterlibatan masyarakat, kualitas daftar pemilih akan semakin baik dan terpercaya,” ujarnya.

Rakernis diakhiri dengan penegasan komitmen Bawaslu Bangka Selatan untuk terus meningkatkan pola pengawasan data pemilih, dengan memastikan keakuratan data seperti pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), data ganda, pemilih baru, pindah domisili, hingga pemilih yang belum padan, agar dapat terselesaikan sejak dini sebelum memasuki tahapan Pemilu/Pemilihan berikutnya.

Editor : Derinanto