Lompat ke isi utama

Berita

Menjaga Demokrasi, Bawaslu Bangka Selatan Gencarkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)

Toboali, Bangka Selatan — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan terus berkomitmen menjaga hak pilih masyarakat melalui program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir menjelang pelaksanaan pemilu mendatang.

Ketua Bawaslu Bangka Selatan, Amri R, menjelaskan bahwa PDPB merupakan upaya penting untuk meminimalisasi potensi pelanggaran hak pilih, seperti data pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), atau pemilih yang belum terdaftar.

“Melalui PDPB, kami memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak pilih dapat tercatat dengan benar dalam daftar pemilih. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga kualitas demokrasi,” ujar Amri R saat ditemui di kantor Bawaslu Bangka Selatan, Senin,24 Maret 2025.

Bawaslu juga secara aktif melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap data yang dikelola oleh KPU serta mendorong partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kejanggalan atau perubahan data kependudukan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk proaktif. Jika ada anggota keluarga yang meninggal, pindah domisili, atau baru memiliki hak pilih, silakan melapor. Ini sangat membantu dalam menjaga akurasi data,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah munculnya permasalahan pada saat hari pemungutan suara, seperti tidak terdaftarnya pemilih atau penolakan karena data yang tidak sesuai.

Program PDPB akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan hingga tahapan pemilu resmi dimulai, seiring dengan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga data kepemiluan yang valid.

Dengan pemutakhiran yang berkelanjutan, Bawaslu Bangka Selatan menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengawas pemilu, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjamin hak konstitusional warga.

Penulis : Derinanto