Ini Dia Tema dan Filosofi Logo HUT ke-17 Bawaslu
|
Toboali, Bangka Selatan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Bawaslu Republik Indonesia yang jatuh pada Rabu, 9 April 2025.
Tanggal 9 April ini merujuk pada momen bersejarah pelantikan lima pimpinan Bawaslu periode pertama pada 9 April 2008, pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, yang menetapkan Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang bersifat tetap.
Tema HUT ke-17 Bawaslu:
“17 Tahun Konsisten Mengawal Demokrasi”
Tema ini mencerminkan dedikasi Bawaslu selama 17 tahun dalam menjaga integritas dan kedaulatan suara rakyat melalui pengawasan yang adil, jujur, dan profesional.
Filosofi Logo HUT ke-17 Bawaslu:
➡️ Tanda Panah
Melambangkan arah, fokus, dan tekad Bawaslu dalam mengarahkan proses demokrasi ke arah yang lebih baik. Panah menunjukkan gerak dinamis serta komitmen Bawaslu sebagai garda pengawasan pemilu.
🔷 Jajar Genjang
Jajar genjang yang tampak miring ke depan merepresentasikan semangat progresif dan adaptif terhadap perkembangan demokrasi dan dinamika politik. Bawaslu selalu siap berkembang dan berinovasi demi menghadapi tantangan pengawasan pemilu ke depan.
🔢 Angka 17
Menandai usia Bawaslu yang ke-17 tahun. Usia ini menjadi tonggak penting dalam menunjukkan kedewasaan lembaga dalam memperkuat integritas dan akuntabilitas pengawasan pemilu di Indonesia.
Implementasi Logo
Logo dan desain turunan HUT Ke-17 Bawaslu dapat diterapkan pada berbagai media seperti website, media sosial, tayangan elektronik, produk/souvenir, serta media cetak lainnya.
📥 Logo resmi HUT Ke-17 Bawaslu dapat diunduh melalui tautan berikut: https://s.id/HUT17-BWS
Rangkaian Kegiatan
Dalam rangka memperingati HUT ke-17 Bawaslu, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan akan melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain:
- Apel Peringatan HUT ke-17 Bawaslu di lingkungan kantor Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan.
- Lomba-lomba internal dan sosialiasi publik sebagai bentuk kampanye positif partisipasi masyarakat.
- Tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Bawaslu dalam mengawal demokrasi.
Selain itu, akan diserahkan pula penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai apresiasi atas dedikasi, kesetiaan, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu secara berkelanjutan selama minimal 10 tahun.
Penulis : Derinanto