Lompat ke isi utama

Berita

Bersama Awasi Pemilu: Bawaslu Bangka Selatan Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat

Dalam upaya menciptakan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan menegaskan pentingnya pengawasan partisipatif yang melibatkan peran aktif masyarakat.

Anggota Bawaslu Bangka Selatan melalui Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas,Sabihis,menyatakan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya tugas Bawaslu semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga negara yang peduli terhadap masa depan demokrasi.

“Pengawasan partisipatif merupakan kunci untuk membangun ekosistem Pemilu yang bersih. Ketika masyarakat terlibat aktif, potensi pelanggaran dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Pengawasan partisipatif adalah bentuk keterlibatan langsung masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan Pemilu dan Pilkada, mulai dari masa kampanye, distribusi logistik, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. Masyarakat didorong untuk menjadi pelapor dugaan pelanggaran serta agen literasi demokrasi di lingkungan masing-masing.

Menurut Bawaslu Bangka Selatan, tantangan utama dalam pengawasan partisipatif di antaranya adalah rendahnya literasi politik, sikap apatis, dan kuatnya budaya patronase politik di tengah masyarakat.

“Tidak semua warga memahami bagaimana cara melaporkan pelanggaran. Belum lagi adanya rasa takut atau tekanan dari lingkungan sekitar. Ini menjadi tantangan yang terus kami hadapi,” jelasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bawaslu Bangka Selatan terus melakukan berbagai upaya peningkatan kesadaran melalui sosialisasi, pelatihan, serta kolaborasi dengan tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan lembaga keagamaan. Bawaslu juga membuka ruang pelaporan melalui kanal resmi secara langsung maupun digital.

Beberapa bentuk keterlibatan masyarakat yang bisa dilakukan antara lain:

  • Melaporkan dugaan pelanggaran kampanye dan netralitas ASN.

  • Menjadi relawan pengawasan atau saksi independen di TPS.

  • Membagikan informasi edukatif melalui media sosial.

  • Mengajak lingkungan sekitar untuk menolak politik uang dan kampanye hitam.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bangka Selatan untuk aktif menjadi bagian dari pengawas Pemilu. Dengan sinergi antara Bawaslu dan masyarakat, kita bisa mewujudkan Pemilu yang bersih dan berkualitas,” pungkasnya.

Melalui pengawasan partisipatif yang kuat, Bawaslu Bangka Selatan optimistis kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat pondasi negara dalam menjaga kedaulatan rakyat.

Penulis : Derinanto