Bawaslu Basel Gelar Diskusi dan Refleksi Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan menggelar kegiatan Diskusi dan Refleksi Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan dengan tema “Memperkuat Kelembagaan Bawaslu Demi Terwujudnya Integritas, Sinergitas dan Partisipasi Berbasis Masyarakat pada Pemilihan Mendatang di Negeri Junjung Besaoh”.
Acara yang dilaksanakan di Swarna Manunggal Hotel, Toboali, menghadirkan narasumber dari Komisi II DPR RI Bapak Arif Wibowo, S.H., M.H, T.A Komisi II DPR RI Bapak La Ode K A Ransanjani, Badan Riset dan Inovasi Nasional Bapak Pandu Yuhsina, A, SIP., M.Si, Penggiat Pemilu Bangka Belitung Bapak Zulterry Apsupi, SS , Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Babel, Kejari Bangka Selatan, Polres Bangka Selatan, KPU Bangka Selatan pemangku kepentingan dari unsur Forkopimda Bangka Selatan. serta dihadiri berbagai kalangan, baik Partai Politik, Oganisasi Masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan tokoh Pemuda.
Ketua Bawaslu Bangka Selatan Amri.R didampingi Anggota Bawaslu Basel menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting untuk melakukan refleksi atas pengalaman penyelenggaraan pemilu/pemilihan sebelumnya, sekaligus memperkuat sinergi antar pihak menjelang pemilu mendatang di Negeri Junjung Besaoh.
“Integritas, sinergitas, dan partisipasi masyarakat adalah pilar utama dalam menjaga demokrasi yang bermartabat. Melalui diskusi ini, kami berharap lahir komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu/pemilihan mendatang,” ungkapnya.
Amri.R juga menegaskan bahwa Diskusi ini bukan sekadar evaluasi teknis, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai demokrasi yang berkeadilan, karena itu sinergi dengan seluruh pihak menjadi kunci utama. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, partai politik, media, hingga masyarakat sipil harus terus ditingkatkan agar pemilu mendatang dapat berlangsung aman, tertib, dan bermartabat.
“Masyarakat adalah mata dan telinga Bawaslu dan terlibat aktif dalam pengawasan dapat memperkecil potensi terjadinya pelanggaran, oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga pemilu/pemilihan sebagai pesta demokrasi yang benar-benar melahirkan pemimpin berintegritas,” tutup Amri.
Dalam diskusi ini, berbagai pandangan dan masukan muncul terkait tantangan penyelenggaraan pemilu, mulai dari aspek regulasi, teknis pengawasan, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan. Para narasumber juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu, masyarakat sipil, serta partai politik untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan jujur, adil, dan demokratis.
Harapan agar seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan dapat terus berperan aktif mengawasi jalannya pemilu dan pemilihan, sebagai wujud nyata partisipasi dalam menjaga demokrasi.