Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bangka Selatan: Pancasila adalah Kompas Moral Pengawasan Pemilu

Toboali, Bangka Selatan – Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Amri R, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan landasan moral utama dalam pelaksanaan pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi etika kerja bagi seluruh penyelenggara pemilu, termasuk para pengawas. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam kerja pengawasan yang imparsial, penindakan yang adil, hingga sikap yang menghargai keberagaman. Tanpa Pancasila, arah demokrasi bisa melenceng,” ungkap Amri R saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Bawaslu Bangka Selatan, Senin (2/6/2025).

Dalam amanatnya, Amri R menekankan bahwa keberagaman Indonesia adalah kekayaan yang harus dirawat, bukan dikorbankan demi kepentingan elektoral sesaat. Pemilu, katanya, justru menjadi panggung untuk menunjukkan kedewasaan berdemokrasi dan merajut persatuan dalam perbedaan.

“Perbedaan pilihan itu lumrah dalam demokrasi. Namun tugas kita bukan hanya mengawasi prosesnya, tapi juga memastikan perbedaan itu tidak menjadi jurang pemecah. Di sinilah nilai Pancasila berperan penting: menyatukan, bukan memecah,” imbuhnya.

Upacara peringatan dimulai dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, serta refleksi bersama mengenai peran strategis Bawaslu dalam menjaga marwah demokrasi. Meski digelar secara sederhana, acara berlangsung khidmat dan sarat makna.

Amri R menyampaikan bahwa Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa memiliki peran yang sangat penting dalam membangun sistem demokrasi yang inklusif dan berkeadilan. Di tengah situasi sosial-politik yang kompleks, nilai-nilai seperti keadilan sosial, persatuan, dan musyawarah perlu terus diperkuat, terlebih dalam konteks pengawasan pemilu yang rentan terhadap polarisasi.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, Bawaslu Bangka Selatan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya mengenang sejarahnya, namun juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Memperkuat ideologi Pancasila adalah bagian dari perjalanan menuju Indonesia Raya yang kita cita-citakan bersama: adil, bersatu, dan demokratis,” tegas Amri R.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu Bangka Selatan bukan hanya sebagai lembaga teknis pengawasan, melainkan juga sebagai penjaga moral demokrasi yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur Pancasila.

“Indonesia Raya bukan hanya lagu kebangsaan, tetapi visi bersama yang hanya dapat diwujudkan bila seluruh elemen bangsa berdiri kokoh di atas pijakan ideologi Pancasila,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni tersebut mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya” dan diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, termasuk para koordinator divisi dan staf sekretariat. Selain sebagai kegiatan seremonial, peringatan ini juga menjadi ajang refleksi mendalam pasca Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Penulis : Derinanto