Ngabuburit Pengawasan !!! Bawaslu Basel “Ramadhan Sebagai Madrasah Merefleksikan Pengawasan Substansial”
|
Toboali – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Ramadhan Sebagai Madrasah Merefleksikan Pengawasan Substansial” melalui daring yang diikuti seluruh anggota dan staf serta masyarakat yang dibuka secara umum, Senin, 2/3/2026.
Kegiatan ini membahas terkait kelembagaan Bawaslu serta pengawasan pemilu yang tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Sabihis, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan dalam pemaparannya mengenai pengawasan pemilu dan peran partisipasi publik.
Dalam paparannya, Sabihis menjelaskan bahwa keberadaan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi Indonesia yang berfungsi mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu. Bawaslu sendiri memiliki karakter sebagai lembaga negara dengan fungsi pengawasan yang juga memiliki kewenangan quasi judicial, yakni kewenangan yang memungkinkan lembaga untuk menilai, memeriksa, serta memutus perkara terkait pelanggaran pemilu.
“Pengawasan adalah segala upaya pencegahan, penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa proses pemilu. Karena itu, langkah pencegahan menjadi bagian yang sangat penting agar pelaksanaan pemilu berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.
Sabihis juga menyampaikan bahwa strategi pencegahan dilakukan melalui berbagai pendekatan, di antaranya pendidikan pengawasan partisipatif, sosialisasi kepemiluan, literasi digital, forum warga, kerja sama dengan berbagai pihak, hingga publikasi melalui media massa dan media sosial.
Selain itu, Bawaslu juga membuka ruang partisipasi masyarakat melalui berbagai program seperti kampung pengawasan, Forum warga, hingga kanal pengaduan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat turut serta mengawal proses demokrasi secara aktif.
Melalui pengawasan yang komprehensif dan partisipatif, Bawaslu berharap penyelenggaraan pemilu dapat berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, serta menghasilkan proses demokrasi yang berintegritas dan berkualitas.
Penulis dan Foto : Budi Hartono
Editor : Sabihis