Lompat ke isi utama

Berita

“Cerita di Balik Lensa: Jurnalis dan Bawaslu Bangka Selatan Bertukar Pandangan Soal Etika Pemberitaan Politik”

“Cerita di Balik Lensa: Jurnalis dan Bawaslu Bangka Selatan Bertukar Pandangan Soal Etika Pemberitaan Politik”

“Cerita di Balik Lensa: Jurnalis dan Bawaslu Bangka Selatan Bertukar Pandangan Soal Etika Pemberitaan Politik”

Toboali, 21 Februari 2025 — Menyadari pentingnya profesionalisme media dalam menjaga kualitas demokrasi, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan menggelar diskusi publik bertema “Cerita di Balik Lensa”. Kegiatan ini dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai media cetak, daring, dan penyiaran yang selama ini aktif meliput kegiatan Bawaslu.

Dalam sambutannya, Komisioner Bawaslu Divisi Hukum, Sabihis, menekankan bahwa etika pemberitaan menjadi benteng terakhir dalam menjaga netralitas informasi. “Media tidak hanya menyampaikan berita, tapi juga membentuk kesadaran politik masyarakat. Karena itu, setiap kalimat dan narasi harus berpijak pada fakta, bukan opini yang menggiring,” jelasnya.

Para jurnalis pun aktif memberikan masukan tentang dinamika di lapangan, mulai dari tekanan publikasi cepat hingga kebutuhan klarifikasi instan terhadap isu pengawasan. Beberapa media mengapresiasi langkah Bawaslu yang membuka diri untuk berdialog secara rutin dan menyediakan ruang tanya jawab langsung dengan pejabat pengawas.

Diskusi yang berlangsung hampir dua jam ini menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi melalui mekanisme media briefing bulanan. Dengan langkah ini, Bawaslu dan media berharap dapat meminimalkan kesalahpahaman dalam publikasi dan meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.

Penulis dan Foto : Derinanto