Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bangka Selatan Perkuat Pengelolaan JDIH di Masa Non Tahapan

Toboali – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan informasi hukum serta memperkuat tata kelola kelembagaan di masa non tahapan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan terus mengoptimalkan pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).


Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan penguatan internal yang melibatkan pimpinan dan jajaran sekretariat guna memastikan seluruh produk hukum, baik berupa peraturan, keputusan, surat edaran, maupun dokumen hukum lainnya, terdokumentasi secara tertib, lengkap, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan menyampaikan bahwa masa non tahapan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pembenahan tata kelola dokumentasi hukum sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan.


"JDIH merupakan sarana penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Melalui pengelolaan yang baik, masyarakat dapat memperoleh akses terhadap berbagai produk hukum yang menjadi dasar pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu," ujarnya.


Selain melakukan penataan dokumen hukum, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan juga melaksanakan evaluasi terhadap kelengkapan data, penyusunan abstrak produk hukum, serta peningkatan kualitas pengelolaan arsip digital agar informasi hukum dapat disajikan secara cepat, akurat, dan mudah diakses.
Penguatan JDIH di masa non tahapan menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya peningkatan pelayanan informasi hukum kepada masyarakat serta penguatan kelembagaan dalam menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.


Melalui optimalisasi JDIH, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan berharap seluruh produk hukum dapat terdokumentasi dengan baik serta menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, akademisi, praktisi hukum, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya demokrasi yang berintegritas.

Editor : Derinanto