Bawaslu Bangka Selatan Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi dalam mengawal Demokrasi
|
Toboali – Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten/Kota dengan tema "Optimalisasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dalam Mendukung Pengawasan Demokrasi", yang menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jafri, serta sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam arahannya, Jafri menegaskan bahwa demokrasi merupakan fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga bersama. Menurutnya, penguatan demokrasi perlu melibatkan berbagai unsur, mulai dari penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, hingga masyarakat.
“Bawaslu memiliki peran dalam memberikan pendidikan demokrasi kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak perlu terus diperkuat agar pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu semakin meningkat,” ujar Jafri.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia serta pelaksanaan forum diskusi secara berkala guna menjaga eksistensi dan kapasitas kelembagaan Bawaslu di luar tahapan pemilu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Amri, R., memaparkan tugas Bawaslu yang meliputi pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran pemilu. Ia menjelaskan bahwa Bawaslu terus menjalankan fungsi pengawasan melalui berbagai program meskipun saat ini berada di luar tahapan pemilu.
“Bawaslu tetap hadir mengawal demokrasi melalui pendidikan pengawas partisipatif, konsolidasi demokrasi, pengawasan hak pilih masyarakat, serta berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam pengawasan pemilu,” kata Amri.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan berharap sinergi antar lembaga dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas menuju Pemilu Tahun 2029.
Penulis & Foto : Budi Hartono