Bawaslu Bangka Selatan Dorong Sinergi Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026
|
Toboali – Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya KPU Kabupaten Bangka Selatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, TNI, Polri, APDESI, Cabang Dinas Pendidikan, pemerintah desa dan kelurahan, serta instansi terkait lainnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Amri, R., yang membidangi Koordinator Divisi SDMO, Pendidikan dan Pelatihan serta Data dan Informasi, menyampaikan bahwa kualitas data pemilih merupakan salah satu fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas. Oleh karena itu, evaluasi secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan setiap perubahan data kependudukan dapat terakomodasi dengan baik.
Menurut Amri, salah satu yang menjadi komitmen bawaslu ialah mengawal hak pilih agar masyarakat dibangka selatan dapat menggunakan hak pilihnya pada saat pemilu/ pemilihan mendatang.
"Keterbukaan dalam evaluasi data pemilih menjadi kunci untuk menghasilkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif sehingga kualitas demokrasi di Kabupaten Bangka Selatan dapat terus terjaga," ujar Amri.
Sementara itu, Sabihis, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, menjelaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan sebagai strategi utama dalam menjaga kualitas data pemilih.
Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya bagi pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun namun belum terdaftar dalam daftar pemilih. Selain itu, Bawaslu juga menyampaikan saran perbaikan kepada KPU serta membuka Posko Pengaduan sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun laporan terkait permasalahan data pemilih.
"Pencegahan menjadi langkah yang paling efektif dalam meminimalisir potensi permasalahan data pemilih. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan keterlibatan aktif masyarakat, kami berharap setiap warga negara yang telah memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih serta memperoleh hak konstitusionalnya secara optimal," ungkap Sabihis.
Melalui kegiatan evaluasi ini, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga pengawasan terhadap Daftar Pemilih Berkelanjutan berjalan lebih efektif. Dengan data pemilih yang semakin akurat, mutakhir, dan berkualitas, diharapkan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten Bangka Selatan dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan berintegritas.
Penulis & Foto : Budi Hartono