Bangun Sinergi Bersama Pemangku Kepentingan, Bawaslu Bangka Selatan Dorong Pengawasan Partisipatif yang Berkelanjutan
|
TOBOALI – Pengawasan pemilu yang efektif tidak dapat dilakukan oleh penyelenggara semata. Dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga setiap proses demokrasi tetap berjalan sesuai prinsip jujur, adil, dan berintegritas. Berangkat dari semangat tersebut, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui kegiatan koordinasi dan silaturahmi kelembagaan yang dilaksanakan pada Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, penyelenggara pemilu, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis Bawaslu dalam membangun demokrasi yang berkualitas.
Dalam sambutannya, pimpinan Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan fondasi penting dalam menciptakan pemilu yang berintegritas. Menurutnya, semakin luas keterlibatan masyarakat, maka semakin besar pula peluang untuk mencegah terjadinya pelanggaran sejak dini.
"Keberhasilan pengawasan merupakan tanggung jawab bersama. Bawaslu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi, menyampaikan informasi, maupun memberikan masukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas demokrasi," ungkapnya.
Forum koordinasi tersebut juga menjadi wadah bertukar gagasan mengenai strategi penguatan edukasi kepemiluan, peningkatan literasi demokrasi, pemanfaatan media digital dalam penyebaran informasi, serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran pada setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.
Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, seluruh peserta sepakat bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu.
Editor : Derinanto